Pendidikan

Gaya Lorentz – Pengetian, Rumus, Arah & Contoh

gaya Lorentz – Kembali lagi di Lecturerspintar.com, pada kesempatan kali ini penulis akan menerbitkan kembali artikel tentang gaya Lorentz, menjelaskan pengertian gaya Lorentz, penemu gaya Lorentz, arah gaya Lorentz, rumus Lorentz -Force yang mengandung gaya Lorentz untuk muatan bergerak dalam medan magnet dan contoh soal dan pembahasannya. Untuk lebih jelasnya mari kita simak artikel berikut ini.

gaya Lorentz
gaya Lorentz

Definisi gaya Lorentz

gaya Lorentz merupakan gabungan dari dua gaya, yaitu: gaya listrik dengan gaya magnet dalam medan elektromagnetik. Gaya Lorentz ini ditimbulkan oleh muatan listrik yang dapat bergerak ketika arus listrik mengalir dalam medan magnet B.

  1. gaya Lorentz pada kawat berarus

Sebuah kawat pada gambar dialiri arus listrik dengan intensitas I dan juga diletakkan di tengah-tengah medan magnet, sehingga yang terjadi adalah terciptanya gaya Lorentz pada kawat tersebut.

Dua definisi tertutup yaitu definisi gaya Lorentz dan juga definisi kuat arus untuk mendapatkan persamaan gaya Lorentz.

  1. gaya Lorentz pada kawat sejajar

Jika dua buah kawat yang disusun sejajar dengan panjang yang sama yaitu l dialiri arus listrik sebesar I dan juga magnet dikenai gaya magnet homogen tipe B, hal ini dapat menimbulkan gaya Lorentz yaitu gaya tarik-menarik atau tolakan.

Penemu gaya Lorentz

Henrik Anton Lorenz 1853 hingga 1928 adalah seorang fisikawan Belanda yang bersama dengan Pieter Zeeman, menerima Hadiah Nobel Fisika 1902. Hendrik Antoon Lorentz adalah orang yang menemukan gaya Lorentz setelah namanya.

arah gaya Lorentz

Memiliki arah yang selalu tegak lurus dengan arah arus listrik (l) dan juga induksi magnet di (B). Arah gaya ini mengikuti arah maju sekrup, yang diputar ke arah medan magnet B oleh vektor arah gerak muatan listrik (v).

rumus F = q(v × B)

Info :

  • f Apakah gaya (dalam satuan Newton)
  • B Mewakili medan magnet (dalam satuan Tesla)
  • q adalah muatan listrik (dalam coloumb)
  • ay adalah arah kecepatan muatan (dalam meter per detik)

Selanjutnya, rumus gaya Lorentz yang timbul akibat arus listrik I dalam medan magnet (B) terlihat seperti ini:

Rumus = F = IL × BF

Deskripsi =

  • f adalah gaya yang diukur dalam Newton
  • Saya adalah arus listrik dalam ampere
  • B yaitu medan magnet dalam satuan Tesla adalah produk silang dari vektor, dan
  • L yaitu panjang kabel listrik yang menghantarkan listrik dalam meter.

Rumus – Rumus gaya Lorentz

Rumus gaya Lorentz adalah sebagai berikut.

Rumus gaya Lorentz untuk kawat pembawa arus

Di mana:

l adalah panjang kawat (m)
I adalah kuat arus yang mengalir pada kawat (ampere)
B adalah kekuatan medan magnet (Tesla)
α adalah sudut antara B dan I

Rumus gaya Lorentz pada kawat sejajar

Di mana:

f1 adalah bentuk gaya tarik dan tolak pada kawat 1 (Newton)
f2 adalah gaya tarik dan gaya tolak pada kawat 2 (Newton)
Saya1 adalah kuat arus yang mengalir pada kawat 1 (ampere)
Saya2 adalah kuat arus yang mengalir pada kawat 2 (amp)
μ adalah permeabilitas ruang hampa ()
l adalah panjang kawat (m)
α adalah simbol jarak antara dua kabel (m)

Gaya Lorentz pada muatan yang bergerak dalam medan magnet

Di mana:

q adalah bentuk muatan listrik (coloumb)
v adalah kecepatan gerak muatan listrik (m/s)
B adalah kekuatan medan magnet (Tesla)
α adalah bentuk sudut yang dibentuk oleh B dan v

Contoh Pertanyaan dan Diskusi

Diketahui bahwa kawat yang disuplai dengan arus 10 A dan mengarah ke atas berada dalam medan magnet 0,5 T, berpartisipasi dalam pembentukan sudut 30HAI melawan kawat.

Jika panjang kawat 10 meter, tentukan besarnya gaya Lorentz yang dialami kawat tersebut :

Diskusi:

Dikenal:

Saya = 10A

B=0,5T

a = 30HAI

l = 10m

diminta:

F = … ?

Jawaban:

F = IlB sin α = (0,5)(10)(10) sin 30HAI

F = 50(1/2) = 25 Newton

Panjang seutas kawat diketahui 4 m dengan arus listrik 25 A. Kawat ini dipengaruhi medan magnet sebesar 0,06 telsa membentuk sudut 30º. Terhadap kawat. Jadi berapa gaya Lorentz total yang bekerja pada kawat?

Dikenal
l = 4 m
Saya = 25A
B=0,06T
α = 30o

Jawaban :
FL = BI l sin α
FL = 0,06 . 25. 4. Dosa 30º
FL = 3N

Untuk Gaya Lorentz adalah 3 N.

Demikian artikel mengenai Lorentz style semoga artikel ini dapat mudah dipahami dan semoga anda selalu sehat, simak artikel selanjutnya.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button